beck

Rabu, 10 Februari 2010

kenal LINUX yuq? part2

kenal LINUX yuq? part2

Instalasi Linux
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan instalasi Linux pada komputer anda antara lain :
Mengetahui spesikasi hardware

Alokasi ruang harddisk

Pemilihan paket software

Proses instalasi

2.1 Mengetahui spesifikasi hardware
Pada bagian ini, anda harus mengetahui dan mengerti spesifikasi teknis dari device yang terdapat pada komputer anda,
hal ini mencakup :
Nama device tersebut

Nama chipset pada device tersebut

Kegunaan dan jenis device tersebut

Device yang biasanya terdapat pada komputer anda antara lain :
Mouse

Keyboard

Graphic Card

Sound Card

Harddisk

Monitor

Network Card

Modem

Lebih jelasnya, dari device-device di atas, anda harus mengetahui :
Jenis konektor mouse, serial atau ps/2

Vendor mouse (Microsoft, Logitech, Generic
Jumlah key pada keyboard (biasanya standar 101 key)

Chipset pada graphic card, berhubungan erat dengan vendor card tersebut

Kapasitas memory graphic card

Chipset pada sound card

Kemungkinan anda akan ditanyakan juga IO, IRQ dan DMA dari sound card

Kapasitas harddisk

BUS data harddisk, tentukan apakah harddisk anda SCSI (Ultra-ATA, Fast-ATA) atau IDE (UDMA-33, UDMA-

66)
Jenis, refresh rate dan resolusi maksimum monitor

BUS data network card, tentukan ISA atau PCI

Chipset, IO port dan IRQ network card. Untuk jenis PCI biasanya PNP.

Identifikasi network anda, mencakup nomor IP, subnet mask, gateway address, hostname, domain dan IP DNS

Server
Jenis modem, tentukan modem internal atau eksternal

Kebutuhan minimal komputer yang akan diinstal Linux untuk keperluan perkantoran dan sehari-hari adalah :
Kapasitas harddisk 3,2 GB. Namun Linux mampu untuk dijalankan pada harddisk tua Seagate 170 MB, dan

bekerja baik sebagai router untuk jaringan dengan jumlah terminal 12 komputer
Kapasitas memory (RAM) system 32 MB. Namun Linux dapat diinstal pada komputer dengan memory 4 MB,

bekerja baik sebagai bridge untuk jaringan kampus.
Processor minimal sekelas Pentium-233 MMX. Namun Linux bekerja sangat baik pada komputer 486DX2-66

sebagai router untuk jaringan warnet dan Small Office.
Mouse, keyboard dan monitor. Bila Linux digunakan sebagai router atau bridge jaringan, setelah proses insta-

lasi, mouse, keyboard dan monitor dapat dilepas. Gunakan akses telnet dan ftp untuk remote maintenance tanpa
butuh mouse, keyboard dan monitor.
2.2 Alokasi ruang harddisk
Pada dasarnya anda tidak perlu membagi-bagi ruang harddisk anda untuk direktori-direktori tertentu. Namun dengan
melakukan alokasi ruang harddisk anda akan memperoleh keuntungan-keuntungan antara lain :
Proses booting lebih cepat

Kemudahan merancang backup system

Pengontrolan akses read-write pada beberapa partisi

Pengontrolan quota harddisk untuk user dan group

Pembatasan besar file maksimum

Beberapa direktori memang jauh lebih baik dari segi performasi dan sekuritasnya apabila dibuat partisi sendiri. Contoh
alokasi harddisk sebesar 3,2 GB yang dapat digunakan sebagai acuan menginstal Linux :
Swap adalah jenis partisi lain dari Linux yaitu Linux Swap yang digunakan sebagai virtual memory dan tempat
menyimpan file-file temporer. Direktori yang mewakili partisi swap adalah
/tmp
. Istilah
grow to fill
artinya
besar partisi ditentukan otomatis sebesar sisa harddisk yang kosong setelah dikurangi dengan besar partisi yang lain.
Namun anda harus dapat menghitung bahwa kira-kira, partisi root
/
harus memiliki besar lebih dari 350 MB.
Sebagai catatan, beberapa aplikasi menyimpan source mereka di direktori
/opt
, sehingga alokasi harddisk perlu
diubah menyesuaikan kebutuhan itu. Contoh aplikasi ini adalah
Corel Draw
dan
StarOffice.
Direktori Ukuran
/boot
5 MB
/home
500 MB
/usr
2000 MB
swap
128 MB
/
grow to fill
Tabel 2.1: Tabel ukuran partisi
2.3 Pemilihan paket software
Tentukan tujuan penginstalan Linux anda dan tentukan tools yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Bila
anda menginginkan Linux anda dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan perkantoran seperti pembuatan dokumen,
pencetakan dokumen, pembuatan presentasi, penyuntingan gambar dan suara, sebaiknya anda menginstal paket-paket
office oriented dan X Window System. Apabila anda seorang programmer C, C++, perl atau python, anda instal paket-
paket devel dan interpreter. Lain lagi bila anda seorang system administrator atau network administrator, anda harus
memperhatikan efisiensi dan efektifitas sistem guna memperoleh performasi maksimum tanpa berkompromi dengan
sekuritas sistem dari semua aspek.
2.4 Proses instalasi
Model instalasi Linux tidak sama, tetapi tergantung pada distro yang mengembangkannya. Mode text dan GUI menen-
tukan layout instalasi yang akan dijalani. Kendatipun terdapat perbedaan layout dan alur instalasi, ada beberapa hal
yang menjadi standar pada proses instalasi Linux, antara lain :
Pertanyaan model instalasi, apakah anda akan Upgrade atau Install Server, Workstation.atau Custom

Pertanyaan pemilihan bahasa

Mempartisi harddisk

Mengkonfigurasi atribut network seperti hostname

Mensetup mouse, keyboard, sistem waktu, device SCSI dan graphic card

Memilih paket-paket yang akan diinstal

Menentukan LILO (Linux Loader)

Bila proses instalasi berjalan lancar, kita beralih ke proses konfigurasi sistem. Device-device yang perlu dikonfigurasi
antara lain :
Graphic card, apabila saat instalasi terjadi kegagalan

Sound card, melalui sndconfig atau menu setup

Modem untuk dialup internet

Setelah konfigurasi sistem, Linux anda sudah siap untuk digunakan

kenal LINUX yuq? part1

kenal LINUX yuq? part1


Pengenalan Linux
Kata "
Linux
" untuk saat ini sudah tidak asing lagi bagi para pengguna internet dan komunitas mahasiswa yang memili-
ki hobby untuk mencoba software-software baru. Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem
operasi yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform termasuk prosesor Intel
386 maupun yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standar POSIX. Linux dapat berinteroperasi
secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya,
Linus Torvalds
, yang sebetulnya mengacu pada suatu
kumpulan software lengkap yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap.
Lingkungan sistem operasi ini mencakup ratusan program, termasuk kompiler, interpreter, editor dan utilitas.
Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, ethernet, SLIP dan PPP dan interoperabilitas. Produk perangkat lunak
yang handal (
reliable
), termasuk versi pengembangan terakhir. Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia
yang telah bekerja dan menjadikan Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna
yang memiliki beragam kebutuhan dan juga pengguna dapat turut serta bertindak sebagai tim pengembang sendiri.
1.1 Perbedaan mendasar Linux
Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah harga. Linux ini lebih murah dan dapat
diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi ada hal
lain yang lebih utama selain pertimbangan harga yaitu mengenai source code. Source code Linux tersedia bagi semua
orang sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya.
Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk device tertentu tanpa
harus mendapatkan lisensi source code yang mahal atau menandatangani
Non Disclosure Agreement
(NDA). Dan itu
juga telah menyediakan kemungkinan bagi setiap orang untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan
berkualitas komersial.
Karena Linux itu tersedia secara bebas di internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distrbusi yang
dapat dianggap sebagai versi kemasan Linux. Paket ini termasuk lingkungan Linux lengkap, penagkat lunak untuk
instalasi dan mungkin termasuk perangkat lunak khusus dan dukungan khusus.
1.2 Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya
Linux disusun berdasarkan standar sistem operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX.
UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX
atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat
dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki
kelemahan yaitu tidak bersifat free.
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat
dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. Juga MS-
DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak
tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam Linux.
Pengenalan Linux
2
MS Windows menawarkan kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking tetapi tetap
memiliki kekurangan yang ada pada MS-DOS.
Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha selain prosesor x86. Namun Windows NT ini masih juga
memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem
operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.
Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi
ketersediaan perangkat bantu pengembang (development tool) dan juga kurang dapat secara mudah untuk berintoperasi
dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.
1.3 Sejarah Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux meru-
pakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanen-
baum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus
mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again
Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan soft-
ware dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih
murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai
perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok
orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomu-
nikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.
Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai con-
toh, C Compiler menggunakan
gcc
dari
Free Software Foundation
GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan
pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet,
word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu
Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux
dikenal sebagai Scilab.
Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux,
beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan
tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
RedHat
, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang

instalasi dan pengoperasiannya mudah.
Debian
, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan

dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
Slackware
, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux

disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library
ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua
karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi
dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia
tetap menggunakan
libc5
bukan
glibc2
seperti yang lain.
SuSE
, distribusi yang sangat terkenal dengan
YaST
(Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem.

SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
Mandrake
, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggu-

nakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
WinLinux,
distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya

bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows.
Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.
1.4 Kelebihan Linux
Di sini akan dijelaskan beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX dibandingkan dengan dengan sistem op-
erasi yang lain. Dan berikut ini adalah beberapa fakta dari hal-hal yang menguntungkan dengan menggunakan program
dan file-file Linux/UNIX :
Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa kondisi dimana data tersimpan di

disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya
dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.
Ketika program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan setelah dijalankan

akan dinamakan sebagai proses.
Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file.

Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.

Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi yang dapat melakukan

multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan
pada saat yang bersamaan.
Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi yang pada saat bersamaan

dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam sistem. Bahkan untuk Linux juga mendukung
untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan
memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dakam sistem.
1.5 Bagian sistem operasi
Sistem Operasi Linux/UNIX terdiri dari kernel, program sistem dan beberapa program aplikasi. Kernel merupakan
inti dari sistem operasi yang mengatur penggunaan memori, piranti masukan keluaran, proses-proses, pemakaian file
pada file system dan lain-lain. Kernel juga menyediakan sekumpulan layanan yang digunakan untuk mengakses kernel
yang disebut
system call
. System call ini digunakan untuk mengimplementasikan berbagai layanan yang dibutuhkan
oleh sistem operasi.
Program sistem dan semua program-program lainnya yang berjalan di atas kernel disebut user mode. Perbedaan
mendasar antara program sistem dan program aplikasi adalah program sistem dibutuhkan agar suatu sistem operasi
dapat berjalan sedangkan program aplikasi adalah program yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu aplikasi tertentu.
Contoh : daemon merupakan program sistem dan pengolah kata (
word processor
) merupakan program aplikasi.
1.6 Bagian penting kernel Linux
Kernel Linux terdiri dari beberapa bagian penting, seperti : manajemen proses, manajemen memori, hardware device
drivers, filesystem drivers, manajemen jaringan dan lain-lain. Namun bagian yang terpenting ialah manajemen proses
dan manajemen memori. Manajemen memori menangani daerah pemakaian memori, daerah swap, bagian-bagian
kernel dan untuk
buffer cache.
Manajemen proses menangani pembuatan proses-proses dan penjadwalan proses. Pada
bagian dasar kernel berisi hardware device drivers untuk setiap jenis hardware yang didukung.

perintah dasar linux

PERINTAH DASAR LINUX

Perintah-Perintah dasar Lunux:

1. ls adalah perintah untuk melihat file atau directory
2. mkdir adalah perintah untuk membuat directory
3. rmdir adalah perintah untuk menghupus directory
4. cd adalah perintah untuk masuk directory
5. cd... adalah perintah untuk keluar directory
6. clock adalah perintah untuk melihat waktu
7. cal adalah perintah untuk melihat calendar
8. whoam adalah perintah untuk menampilkan login name
9. who adalah perintah untuk melihat user yang login
10. pwd adalah perintah untuk menampilkan directory kerja
11. vi adalah perintah untuk menulis file
12. cp adalah perintah untuk meng copy
13. rm adalah perintah untuk menghapus file
14. halt adalah perintah untuk mematikan computer
15. init 0 adalah perintah untuk mematikan computer
16. reboot adalah perintah untuk mereset (restart) computer
17. rm –rf adalah perintah untuk menghupus file-file dalam directory
18. clear adalah perintah untuk membersihkan layer
19. df adalah perintah untuk menampilkan ruang hard disk
20. touch adalah perintah untuk membuat suatu file

window seven

buat yang punya window seven di rumah


Ada yang mo coba Nginstall Windows 7 versi Beta atau versi RC (Release Candidate).. nih aku kasih Activation Key-nya atau Serial Number-nya.. Mumpung masih gratis karena menurut kabar Harga Windows 7 Rilis Resmi akan jauh lebih mahal dari harga Windows XP atau Vista.. Activation Key Windows 7 ini digunakan saat menginstal Windows Seven Beta dan RC.

Namun bagi yang mo coba nginstal Windows 7 Beta atau Windows 7 RC perlu memperhatikan hal-hal berikut:

* Saat melebihi tanggal ‘kadaluarsa’, siap-siap saja PC Anda akan dimatikan sendiri setiap 2 jam.
* Windows 7 Beta memiliki tanggal kadaluarsa sampai 1 Agustus 2009
* pada Windows Seven Beta, PC akan otomatis mati setiap 2 jam, mulai 1 Juli 2009.
* Windows 7 RC memiliki tanggal kadaluarsa 1 Juni 2010.
* Pada Windows Seven RC, PC akan otomastis mati setiap 2 jam, mulai 1 Maret 2010.

Berikut ini adalah kunci aktivasi Windows 7, 32-bit (x86) and 64-bit (x64):

MVBCQ-B3VPW-CT369-VM9TB-YF
GBP;
C43GM-DWWV8-V6MGY-G834Y-Y8QH3;
GPRG6-H3WBB-WJK6G-XX2C7-QGWQ9;
MM7DF-G8XWM-J2VRG-4M3C4-GR27X;
MVYTY-QP8R7-6G6WG-87MGT-CRH2P;

MT39G-9HYXX-J3V3Q-RPXJB-RQ6D7;
Q3VMJ-TMJ3M-99RF9-CVPJ3-Q7VF3;
P72QK-2Y3B8-YDHDV-29DQB-QKWWM;
RGQ3V-MCMTC-6HP8R-98CDK-VP3FM;
KGMPT-GQ6XF-DM3VM-HW6PR-DX9G8;

KBHBX-GP9P3-KH4H4-HKJP4-9VYKQ;
BCGX7-P3XWP-PPPCV-Q2H7C-FCGFR;
9JBBV-7Q7P7-CTDB7-KYBKG-X8HHC;
6F4BB-YCB3T-WK763-3P6YJ-BVH24;
6JQ32-Y9CGY-3Y986-HDQKT-BPFPG.

intel i7

intel i7


Intel merilis secara resmi Core i7, Core i5 dan Core i3

Setelah merilis processor Core i7, Intel kembali merilis dua varian lainnya yaitu Core i5 dan Core i3. Beberapa tambahan penting lainnya adalah :


  • Brand Core 2 Duo dan Core 2 Quad akan dihilangkan.

  • Brand Pentium, Celeron dan Atom akan tetap dipertahankan.

  • Brand Centrino akan dihilangkan juga. Kemungkinan produk berbasis Intel WiFi dan WIMAX yang akan menggunakan nama Centrino, jadi bukan Notebook lagi.



Pada dasarnya Core i5 dan Core i3 merupakan versi “value” (alias memiliki performa lebih rendah) dari Core i7. Positionignya adalah sebagai berikut; Core i3 sebagai produk Entry Level, Core i5 sebagai produk Mid Level dan Core i7 sebagai produk High Level. Seluruh processor ini akan tersedia pada PC Desktop & Mobile.

Perbedaan antara Core i7 dan keduanya adalah pada jumlah socket LGA. Core i7 menggunakan socket LGA-1366 sedangkan Core i5 dan i3 menggunakan socket LGA-1156.

Selain itu Core i7 dan Core i5 memiliki fitur “Intel Turbo Mode Technology”. Fitur ini akan mengatur hidup/mati (on/off) core yang tidak digunakan pada saat aplikasi menjalankan single-thread. Seperti diketahui bahwa tidak semua aplikasi memanfaatkan jumlah core yang tersedia; padahal jika melakukan proses -semua core itu harus aktif. Dengan Turbo Mode, Processor hanya akan mengaktifkan core yang akan digunakan saja, lalu meng-overclock aliran thread data yang lewat diatasnya agar berjalan lebih cepat. Turbo Mode hanya tersedia di Core i7 dan i5 saja.


Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.


Mengenai Core i5

Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Tertarik begitu mendengar kata value ? Tepat ! Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.

Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.

Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.

Mengenai Core i3

Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”.

ofice 2010


VIVAnews - Belum rampung pengguna membiasakan diri dengan sistem operasi Windows 7 aplikasi kerja Office 2007, Microsoft sudah menyiapkan varian terbaru dari keduanya.

Setelah menyebutkan bahwa mereka sedang dalam proses persiapan untuk mengembangkan Windows 8, Microsoft kini bersiap menghadirkan generasi berikutnya dari Office.

Padahal, generasi penerus dari Office 2007 yakni Office 2010 sendiri baru akan diluncurkan tahun 2010 mendatang. Akan tetapi itu tidak menyurutkan langkah Microsoft untuk terus mengembangkan Office yang baru.

“Dengan peluncuran Office 2010 yang semakin dekat, kami sudah mulai merencanakan Office 15,” kata Greg Lindhorst, juru bicara Microsoft pada Softpedia, 8 Desember 2009. “Salah satu area yang kami tingkatkan adalah dukungan untuk SQL Server. Berdasarkan masukan dari komunitas, dukungan tersebut merupakan yang paling ditunggu-tunggu,” ucapnya.

Perlu dicatat, kata Lindhorst, kami saat ini masih dalam tahap perencanaan awal, dan mengingat banyak hal yang mungkin harus diinvestasikan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan pengembangan aktual.

Microsoft berencana merilis Office 2010 pada Juni 2010. Pengguna yang sudah terbiasa dengan evolusi yang dilakukan Microsoft tentu paham bahwa Windows dan Office terbaru akan selalu dihadirkan dalam periode waktu yang sudah ditentukan.

Saat ini, Office 2010 Beta 14.0.4536.1000 sudah tersedia untuk didownload. Anda yang berminat, bisa mengambilnya dari sini. Anda perlu menggunakan Windows XP ke atas, adapun ukuran download installer-nya adalah 684MB.

Senin, 08 Februari 2010

pembuatan kompos

PEMBUATAN KOMPOS DARI SAMPAH RUMAH TANGGA

Sampah Rumah Tangga terdiri dari sampah organik dan anorganik. Sampah organik dibagi dua yaitu :

  1. Sampah Organik Hijau (sisa sayur mayur dari dapur) Contohnya : tangkai/daun singkong, papaya, kangkung, bayam, kulit terong, wortel, labuh siam, ubi, singkong, kulit buah-buahan, nanas, pisang, nangka, daun pisang, semangka, ampas kelapa, sisa sayur / lauk pauk, dan sampah dari kebum (rumput, daun-daun kering/basah) .
  2. Sampah Organik Hewan yang dimakan seperti ikan, udang, ayam, daging, telur dan sejenisnya.

Sampah anorganik yaitu berupa bahan-bahan seperti kertas, karton, besek, kaleng, bermacam-macam jenis plastik, styrofoam, dll. Sampah organik hijau dipisahkan dari sampah organik hewan agar kedua bahan ini bisa diproses tersendiri untuk dijadikan kompos. Sedangkan sampah anorganik berupa plastik dikurangi pemakaiannya, memakai ulang barang-barang yang diperlukan, didaur ulang, yang masih bersih dikumpulkan dan diberikan kepada pemulung.

Sampah anorganik yang dapat didaur ulang misalnya :

  • kemasan-kemasan plastik untuk dijadikan tas.
  • Botol plastik bekas dapat dibuat menjadi tutup gelas.
  • Gelas plastik bekas dapat dibuat pot-pot tanaman

Sampah yang bersih dapat dijual/diberikan pada pemulung. Misalnya karton, kardus, styrofoam, besek, botol, plastik-plastik kemasan makanan, kantong-kantong plastik, koran, majalah, kertas-kertas, dan sebagainya. Jenis-jenis yang bersih ini pisahkan dalam satu kantong, langsung saja diberikan pada pemulung tanpa dibuang ke bak sampah terlebih dahulu. Sampah yang benar-benar kotor dan kita tidak bisa mendaur ulang, tidak layak diberikan pada pemulung. Inilah yang dibuang dalam bak sampah. Dengan demikian kita dapat membantu mengurangi volume sampah yang dibuang di TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Mendaur Ulang Sampah Dapur Rumah Tangga

Alternatif 1 :

Siapkan :

  1. Kardus
  2. Bantalan yang dibuat dari sabut kelapa yang dibungkus dengan kasa nyamuk plastik
  3. 5-6 kg kompos yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan
  4. Sampah yang telah dipotong-potong ukuran 2 – -4 cm
  5. Alat pengaduk
  6. Karung plastik yang berpori-pori (untuk membungkus kardus) atau keranjang tempat cucian baju kotor (takakura).

Cara membuat :

  1. Letakkan bantalan sabut kelapa diatas adukan kompos + sampah
  2. Lakukan lapis demi lapis sampai kardus penuh. Kardus disimpan di dalam keranjang (takakura) atau bungkus dengan karung plastik yang berpori. Letakkan ditempat yang tidak terkena hujan dan terik matahari. Setiap 3-4 hari dibuka dan diaduk-aduk, lakukan terus sampai seluruh sampah menjadi hitam, hancur.
  3. Sampah telah berubah menjadi kompos siap pakai/dijual. (untuk dijual, diayak terlebih dahulu). Jika kardus pertama penuh, buatlah kardus kedua, dst.

Alternatif 2 :

  1. Wadah drum, ember plastik atau gentong
  2. Wadah diberi lubang didasarnya untuk pertukaran udara
  3. Bahan sampah yang dipotong 2 – 4 cm
  4. Mikroorganisma pengurai sebagai aktivator. Contohnya EM-4, Starbio, Temban. Bahan-bahan ini bisa diganti dengan kompos dari tumbuh-tumbuhan.
  5. Air
  6. Alat pengaduk.

Cara membuat :

  1. Bahan sampah dimasukkan didalam wadah selapis, kemudian ditambahkan kompos atau mikroorganisma pengurai
  2. Lakukan terus menerus selapis demi selapis sampai wadah penuh
  3. Disiram dengan air secara merata
  4. Pada hari ke 5 -7, media dapat diaduk-aduk. Pengadukan diulang setiap lima hari dan dihentikan sampai sampah menjadi hitam dan hancur.
  5. Sampah telah berubah menjadi kompos.

Catatan :

Pengaturan suhu merupakan faktor penting dalam pengomposan. Salah satu faktor yang sangat menentukan suhu adalah tingginya tumpukan. Tumpukan lahan yang terlalu rendah akan berakibat cepatnya kehilangan panas. Ini disebabkan tidak adanya cukup material untuk menahan panas yang dilepaskan sehingga mikroorganisma tidak akan berkembang secara wajar. Sebaliknya bila timbunan terlalu tinggi, akan terjadi kepadatan bahan organic yang diakibatkan oleh berat bahan sehingga suhu menjadi sangat tinggi dan tidak ada udara di dalam timbunan. Tinggi timbunan yang memenuhi syarat adalah 1,2 – 2,0 meter dan suhu ideal selama proses pengomposan adalah 40 derajat-50 derajat C.

Untuk mempercepat terjadinya proses pengomposan, maka pH timbunan harus diusahakan tidak terlalu rendah. Namun, pH timbunan yang rendah dapat dicegah dengan pemberian kapur, abu dapur atau abu kayu.

Bahan mentah yang baik untuk penguraian atau perombakan berkadar air 50 – 70 %. Bahan dari hijauan biasanya tidak memerlukan tambahan air, sedangkan cabang tanaman yang kering atau rumput-rumputan harus diberi air saat dilakukan penimbunan. Kelembaban timbunan secara menyeluruh diusahakan sekitar 40 – 60 %.

Pada saat pengomposan akan timbul asap dari panas yang dikeluarkan. Hal ini akan mengakibatkan timbunan bahan menjadi kering. Agar hal ini dapat diketahui sedini mungkin, ke dalam timbunan perlu ditancapkan bambu panjang.

Sabtu, 06 Februari 2010

ip adress

BELAJAR IP ADRESS PART 1

1
IP Address dan Subnetting
IP Address & Subnetting
Agar unik setiap computer yang terkoneksi ke Internet diberi alamat yang berbeda.
Alamat ini supaya seragam seluruh dunia maka pemberian alamat IP address diseluruh
dunia diberikan oleh badan internasional Internet Assigned Number Authority (IANA),
dimana IANA hanya memberikan IP address Network ID nya saja sedangkan host ID
diatur oleh pemilik IP address tersebut.
Contoh IP address untuk cisco.com adalah 198.133.219.25 untuk
www.ilkom.unsri.ac.id
dengan IP nya 202.39.35.3
Alamat yang unik terdiri dari 32 bit yang dibagi dalam 4 oktet (8 bit)
00000000 . 00000000 . 00000000 . 00000000
o 1 o 2 o 3 o 4
Ip address dibagi menjadi 2 bagian yaitu Network ID dan Host ID, Network ID yang
akan menetukan alamat dalam jaringan (network address) sedangkan Host ID
menentukan alamat dari peralatan jaringan yang sifatnya unik untuk membedakan antara
satu mesin dengan mesin lainnya
Ibaratkan Network ID Nomor jalan dan alamat jalan sedangkan Host ID adalah nomor
rumahnya
IP address dibagi menjadi kelas yaitu ;
Kelas yang umum digunakan adalah kelas A sampai dengan kelas C.
Pada setiap kelas angka pertama dengan angka terakhir tidak dianjurkan untuk digunakan
karena sebagai valid host ids, misalnya kelas A 0 dan 127, kelas B 128 dan 192, kelas C
191 dan 224. ini biasanya digunakan untuk loopback addresss.

2
IP Address dan Subnetting
Catatan :
• alam
at Network ID dan Hos ID tidak boleh semuanya 0 atau 1 karena jika
semuanya angka biner 1 : 255.255.255.255 maka alamat tersebut disebut flo
aded
broadcast
• ork, digunakan dalam routing untuk menunjukkan pengiriman paket
alamat netw
remote network, contohnya 10.0.0.0, 172.16.0.0 dan 192.168.10.0
D
ari gambar dibawah ini perhatikan kelas A menyediakan jumlah network yang paling
sediikit namun menyediakan host id yang paling banyak dikarenakan hanya oktat
pertama yang digunakan untuk alamat network bandingkan dengan kelas B dan C.
U
ntuk mempermudah dalam menentukan kelas mana IP yang kita lihat, perhatikan
gambar dibawah ini. Pada saat kita menganalisa suatu alamat IP maka perhatikan oc
tet 8
bit pertamanya.
P
ada kelas A : 8 oktet pertama adalah alamat networknya, sedangkan sisanya 24 bits
merupakan alamat untuk host yang bisa digunakan.
Jadi admin dapat membuat banyak sekali alamat untu
k hostnya, dengan memperhatikan
2
– 2 = 16.777.214 host
24
N ; jumlah bit terakhir dari
kelas A
(2) adalah alamat loopback

3
IP Address dan Subnetting
Pada kelas B : menggunakan 16 bit pertama untuk mengidentifikasikan network sebagai
bagian dari address. Dua octet sisanya (16 bits) digunakan untuk alamat host
2
– 2 = 65.534
16
P
ada kelas C : menggunakan 24 bit pertama untuk network dan 8 bits sisanya untuk
alamat host.
2
– 2 = 254
8
S
ubnetting
K
ita juga harus menguasai konsep subnetting untuk mendapatkan IP address baru,
dimana dengan cara ini kita dapat membuat network ID baru dari suatu network yan
g kita
miliki sebelumnya. Subnetting digunakan untuk memecah satu buah network menjadi
beberapa network kecil.
U
ntuk memperbanyak network ID dari suatu network id yang sudah ada, dimana
sebagaian host ID dikorbankan untuk digunakan dalam membuat ID tambahan
In
gat rumus untuk mencari banyak subnet adalah 2 – 2
n
N = jumlah bit yang diselubungi
D
an rumus untuk mencari jumlah host per subnet adalah 2
– 2
m
M = jumlah bit yang belum diselubungi
C
ontoh kasus dengan penyelesaian I :
Ip
address 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0 yang diidentifikasi sebagai
kelas B.
S
ubnet mask : 11111111.11111111.11100000.00000000
3 bit dari octet ke 3 telah digunakan , tingal 5 bit yang bel
um diselubungi maka banyak
kelompok subnet yang bisa dipakai adalah kelipatan 2
= 32 (256 – 224 = 32)
5
32 64 96 128 160 192 224
J
adi Kelompok IP yang bisa digunakan dalah ;
1
30.200.0.0 - 130.200.31.254 subnet loopback
130.200.32.1 - 130.200.63.254
130.200.64.1 - 130.200.95.254

4
IP Address dan Subnetting
130.200.96.1 - 130.200.127.254
130.200.128.1 - 130.200.159.254
130.200.160.1 - 130.200.191.254
130.200.192.1 - 130.200.223.254
Contoh kasus dengan penyelesaian II :
T
erdapat network id 130.200.0.0 dengan subnet 255.255.192.0 yang termasuk juga kelas
B, cara lain untuk menyelesaikannya adalah ;
• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan, dapat diketahui IP address
adalah kelas B yang octet ketiga diselubungi dengan angka 192…

Hitung dengan rumus (4 oktet – angka yang diselubung) 256 – 192
= 64
• Jadi kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 64 dan 128.
Ja
di kelompok ip yang dapat dipakai adalah
130.200.64.1 sampai 130.200.127.254
130.200.128.1 sampai 130.200.199.254
K
asus ;
Kita mem
iliki kelas B dengan network ID 130.200.0.0 dengan subnet mask
255.255.224.0
D
engan cara yang sama diatas sebelumnya ;
• Dari nilai octet pertama dan subnet ya
ng diberikan dapat diketahui IP address
adalah kelas B dengan octet ketiga terseluibung dengan angka 224

Hitung dengan rumus (256-224) =32
• Jadi kelompok subnet yang dapat dipa
kai adalah kelipatan 32 yaitu 64 96 128 160
192
D
engan demikian, kelompok IP address yang dapat dipakai adalah ;
130.200.32.1 sampai 130.200.63.254
130.200.64.1 sampai 130.200.95.254
130.200.96.1 sampai 130.200.127.254
130.200.128.1 sampai 130.200.159.254
130.200.160.1 sampai 130.200.191.254
130.200.192.1 sampai 130.200.223.254

5
IP Address dan Subnetting
Kasus :
misalkan
kita menggunakan kelas C dengan network address 192.168.81.0 dengan
subnet mask 255.255.255.240, maka
• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan dapat diketahui IP address
adalah kelas C dengan oktat ketiga terselubung dengan angka 240

Hitung (256 – 240) = 16
• Maka kelompok subnet ya
ng dapat digunakan adalah kelipatan 16, yaitu 16 32
48 64 80 96 112 128 144 160 176 192 208 224
M
aka kelompok IP address yang dapat digunakan adalah ;
192.168.81.17 sampai 192.168.81.20
192.168.81.33 sampai 192.168.81.46
192.168.81.49 sampai 192.168.81.62
192.168.81.65 sampai 192.168.81.78
192.168.81.81 sampai 192.168.81.94
192.168.81.97 sampai 192.168.81.110
192.168.81.113 sampai 192.168.81.126
192.168.81.129 sampai 192.168.81.142
192.168.81.145 sampai 192.168.81.158
192.168.81.161 sampai 192.168.81.174
192.168.81.177 sampai 192.168.81.190
192.168.81.193 sampai 192.168.81.206
192.168.81.209 sampai 192.168.81.222
192.168.81.225 sampai 192.168.81.238
K
asus :
Sebuah p
erusahaan yang baru berkembang mempunyai banyak kantor cabang dan tiap
kantor cabang mempunyai 255 workstation, network address yang tersedia adalah
164.10.0.0, buatlah subnet dengan jumlah subnet yang terbanyak
P
enyelesaian ; 164.10.0.0 berada pada kelas B, berarti octet 3 dan 4 digunakan untuk
host, sedangkan 1 kantor cabang ada 254 host, maka ambil 1 bit lagi dari octet ke 3 ag
ar
cukup.
M
aka subnetmask yang baru
11111111.11111111.1111111
0.00000000
255. 255. 254. 0
S
ubnet yang tersedia adalah 256 – 254 = 2, maka subnetnya kelipatan 2 sampai dengan
254.
J
umlah subnet (2
) = 128 – 2 = 26 subnet
7 – 2
Jumlah host / subnetnya (2
- 2 ) = 512 – 2 =
510 host
9

6
IP Address dan Subnetting
164.10.0.0 sampai 164.10.1.0 dibuang
164.10.2 .1 sampai 164.10.3.254
164.10.4.1 sampai 164.10.5.254
164.10.6.1 sampai 164.10.7.254
164.10.8.1 sampai 164.10.9.254
.
.
.
16
4.10.252.1 sampai 164.10.253.254
K
asus :
K
ita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.20.0 untuk alamat network dan subnet
masknya 255.255.255.192 ini berarti notasi /26.
Ju
mlah subnet adalah 192, berarti 11000000, maka 2
– 2 = 2
2
Berapa banyak host per subnet, 2
– 2 = 62 host
6
Hitung subnet yang valid 256 – 192 = 64 subnet
, maka terus tambahkan block size
sampai angka subnet mask. 64 + 64 = 128. 128 + 64 = 192, yang tidak valid karena i
a
adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah 64 dan 128.
S
ubnet 64 128
Host per 65 129
tama
Host terakhir 126 190
Alamat Broadca 127 191
st
C
ara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh:
kolom pertama subnet 64 atau lengkapnya 192.168.20.64 memunyai host pertama 65 ata
u
192.168.20.65, host terakhir 126 atau 192.168.20.126 dan alamat broadcast di 127 atau
192.168.20.127.
K
asus
K
ita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.10.0 untuk alamat network dan subnet
masknya 255.255.255.224 ini berarti notasi /27.
B
erapa jumlah subnet, 224 adalah 11100000, jadi 2
-3 = 6
3
Berapa banyak host per subnet, 2
– 2 = 30 host
5
Hitung subnet yang valid 256 – 224 = 32
32 + 32 = 64
64 + 32 = 96
96 + 32 = 128
128 + 32 = 160
160 + 32 = 192
192 + 32 = 224
224 tidak valid k
arena ia adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah

7
IP Address dan Subnetting
32, 64, 96,128,160,129,224
Subnet 32 64 96 128 160 192
Host pertama 33 65 97 129 161 193
Host terakhir 62 94 126 158 190 222
Alamat Broadcast 63 95 127 159 191 223
C
ara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh:
kolom pertama subnet 32 atau lengkapnya 192.168.10.32 memunyai host pertama 33 ata
u
192.168.10.33, host terakhir 62 atau 192.168.10.62 dan alamat broadcast di 63 atau
192.168.10.63.
K
asus kelas C
K
ita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.10.0 untuk alamat network dan subnet
masknya 255.255.255.224 ini berarti notasi /27.
B
erapa jumlah subnet, 224 adalah 11100000, jadi 2
-3 = 6
3
Berapa banyak host per subnet, 2
– 2 = 30 host
5
Hitung subnet yang valid 256 – 224 = 32
32 + 32 = 64
64 + 32 = 96
96 + 32 = 128
128 + 32 = 160
160 + 32 = 192
192 + 32 = 224
224 tidak valid k
arena ia adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah
32, 64, 96,128,160,129,224
S
ubnet 32 64 96 128 160 192
Host pertama 33 65 97 129 161 193
Host terakhir 62 94 126 158 190 222
Alamat Broadcast 63 95 127 159 191 223
C
ara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh:
kolom pertama subnet 32 atau lengkapnya 192.168.10.32 memunyai host pertama 33 ata
u
192.168.10.33, host terakhir 62 atau 192.168.10.62 dan alamat broadcast di 63 atau
192.168.10.63.
K
asus :
D
i sebuah perusahaan manufacturing yang mempunyai banyak bagian dalam perusahaan
tersebut, dimana setiap bagian mempunyai 700 host, network address yang didapat
adalah 171.168.10.0, berarti ini kelas B…perhatikan bagaimana jika kita menggunak
an
kelas C karena kelas C hanya dapat menampung host sebanyak 254 !!!

8
IP Address dan Subnetting
Classless Inter-Domain Rouitng (CIDR)
Suatu metode yang digunakan oleh ISP untuk m
engalokasikan sejumlah alamat pada
p
erusahaan, kerumah seorang pelanggan. ISP menyediakan ukuran blok (block size)
tertentu.
Contoh :
kita mendapatkan blok IP 192.168.32/28. notasi garis miring atau slash notation
(/
) berarti berapa bit yang bernilai 1 (contoh diatas adalah /28 berarti ada 28 bit yang
bernilai 1).
Nilai maksim
um setelah garing adala /32. karena satu byte adalah 8 bit dan terdapat 4
b
yte dalam sebuah alamat IP (4 x 8 = 32). Namun subnet mask terbesar tanpa melihar
class alamatnya adalah hanya /30, karena harus menyimpan paling tidak dua buah bit
sebagai bit dan host.
Nilai CIDR
255.0.0.0 /8
255.128.0.0 /9
255.192.0.0
/10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255. 255.224.0 /19
255. 255.240.0 /20
255. 255.248.0 /21
255. 255.252.0 /22
255. 255.254.0 /23
255. 255.255.0 /24
255.255. 255.128 /25
255.255. 255.192 /26
255. 255. 255.224 /27
255. 255. 255.240 /28
255. 255. 255.248 /29
255. 255. 255.252 /30

9
IP Address dan Subnetting
Keterangan : pola yang dimaksudkan adalah pola 128, 192, 224, 240, 248, 252, dan 254
D
imana 128 dalam binary yaitu = 10000000 (1 bit subnet), 192 dalam binary yaitu
11000000 (2 bit binary) dan seterusnya. Maka hafalkan pola 128, 192, 224, 240, 248, 252
dan 254.
C
ontoh latihan subnetting : alamat class B
Alamat Network 172.16.0.0 dan subnet mask 255.255.192.0
Subnet 192 = 11000000, 2
– 2 = 2
2
H
ost 2 – 2 = 16.382 (6 bit di octet ketiga, dan 8 bit di octet keempat)
14
Subnet yang valid 256 – 192 = 64. 6
4 + 64 = 128
Subnet 64.0 128.0
H
ost pertama 64.1 128.1
Host terakhir 127.254 192.254
Broadcast 127.2 5 199.25
5 5
Keterangan, maka subnet 64 atau 172.16.6
.0 4.0, mempunyai host pertama 64.1 atau
1
72.16.64.1 sampai dengan 171.16.127.254 dan alamat broadcastnya 172.16.127.255
C
ontoh latihan subnetting : alamat class A
Alamat Network 10.0.0.0 dan subnet mask
255.255.0.0
Subnet 255 = 11111111, 2
– 2 = 254
8
H
ost 2 – 2 = 65.534
16
Subnet yang valid 256 – 255 = 1, 2 , 3
dan seterusnya. (semua di octet kedua). Subnetnya
menjadi 10.1.0.0, 10.2.
0.0, 10.3.0.0 dan seterusnya sampai 10.254.0.0
Subnet 10.1.0.0 … 10.254.0.0
H
ost pertama 10.1.0.1 … 10.254.0.1
Host tera 10.1.255. … 10.254.255.
khir 254 254
Broadcast 10.1.255.255 … 10.254.255.
255